Language : Indonesian
    English
    Chinese
(021) 30011772 Visitors : 466200
Wednesday, 13th December 2017 PerizinanIndonesia.com
Support
home about services news event contact contact
OUR SERVICES
BPOM
Makanan & Minuman
Kosmetik
Obat
Obat Tradisional
Supplemen
CPKB
CPOTB
 
DEPKES
IPAK
ALKES
PKRT
Rekomendasi DINKES
Sertifikat Sarana Produksi Dan Distribusi
PIRT
Izin Klinik
 
POSTEL
Telepon Seluler
Repeater
Antena Microwave
Printer Multi Fungsi
Usb Modem
PC Tablet
Printer
Kamera Digital
Radar
Receiver
Keyboard
Wireless
Bluetooth
 
SNI
 
BADAN KARANTINA PERTANIAN
 
BEA CUKAI
 
ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
 
KEHUTANAN
 
PERDAGANGAN
 
PERINDUSTRIAN
 
SKEM
 
ISO 22000:2009
 
ISO 9001:2008
 
GMP
 
HACCP
 
Izin Perusahaan
Pendirian PT
Pendirian CV
PMA
PMDN
Lainnya
Instant Office
 
Barcode
 
Makanan Organik
 
Lingkungan Hidup
 
Halal
 
WIPO
 
HKI
Merek
Hak Cipta
Desain Industri
Daftar Kelas Barang / Jasa
Desain Label Kemasan
 
Jasa Forwarding & Iklaring
NRP, NPB & SPB
SKPLBI
 
 
ISO 22000:2009  

(Managementfile - Quality) - Tahun lalu, terdapat sebuah berita yang memuat bahwa produk makanan Indonesia yang ditolak masuk Amerika Serikat mencapai 70% karena dianggap kurang higienis. Hal ini sungguh miris, karena sebenarnya masalah ini dapat dihindari dengan menerapkan langkah-langkah kontrol yang baik. Salah satunya adalah dengan menerapkan ISO 22000.

ISO 22000 merupakan standar yang dikeluarkan oleh International Organization for Standardization pada tahun 2005, yang berkaitan dengan masalah food safety. Standar ini ditujukan kepada organisasi-organisasi yang berada dalam rantai makanan, supaya terdapat standar internasional yang harmonis.

Standar ini merupakan kombinasi dari elemen-elemen yang menjamin food safety dalam seluruh poin di rantai makanan:
- adanya prequisite programs (PRP) yang merupakan kondisi dasar dan aktivitas yang dibutuhkan untuk menjaga lingkungan yang higienis, baik dalam organisasi maupun rantai makanan
- identifikasi dan kontrol dari bahaya food safety, serta penentuan level risiko yang dapat diterima
- adanya rencana HAACP, termasuk identifikasi dan monitor critical control points, yakni langkah proses dimana kontrol dapat diaplikasikan untuk mencegah/mengeliminasi bahaya food safety, atau menguranginya hingga level yang dapat diterima
- mengelola produk makanan yang berpotensi bahaya, dan menjamin supaya tidak masuk ke dalam rantai makanan
- membentuk tim yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugas seperti hazard analysis, memilih langkah kontrol, membuat PRP, dan merancang audit internal
- informasi dan karakteristik yang dibutuhkan baik untuk bahan baku dan produk akhir untuk menjamin bahwa analisa hazard yang tepat dapat dilakukan
- adanya rencana komunikasi dengan pihak eksternal, seperti supplier, pelanggan dan regulator, dalam rangka menjamin bahwa informasi food safety tersedia untuk semuanya.

Tujuan ISO 22000
Lalu, apa saja manfaat yang diperoleh organisasi jika mengimplementasikan ISO?
- meningkatkan proses internal secara berkesinambungan yang dibutuhkan untuk menyediakan makanan yang aman secara konsisten
- memberikan suatu kepercayaan diri pada organisasi dan manajemen bahwa praktik dan prosedur yang dilakukan sudah berjalan dengan baik dan efektif.
- memberikan kepercayaan bagi pelanggan juga stakeholder yang lain bahwa organisasi memberikan produk makanan yang aman, dan mengontrol bahaya dan risiko yang timbul dari produk makanan tersebut
- melakukan peningkatan kinerja secara berkesinambungan, dimana sistem manajemen food safety ini selalu dikaji dan update, sehingga seluruh aktivitas yang terkait dengannya berjalan secara optimal dan efektif
- menjamin kontrol yang cukup di seluruh tahapan supply chain demi menghindari bahaya dalam food safety
- meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena memperoleh training mengenai standar-standar yang diterapkan dalam ISO 22000
- menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, hingga regulator

ISO 22000, Untuk Siapa?
ISO 22000 ini bisa diimplementasikan oleh organisasi mana saja, baik besar maupun kecil. Yang jelas, menerapkan ISO 22000 sebagai standar food safety memberikan keunggulan bagi organisasi Anda, karena tuntutan pelanggan mengenai food safety semakin tinggi.

Jika organisasi Anda bergerak di industri makanan, mengimplementasikan ISO 22000 akan menjadi keunggulan yang besar. Berikut ini adalah daftar organisasi yang mungkin dapat mempertimbangkan penerapan ISO 22000:
- produsen produk pertanian
- pabrik makanan
- processor
- outlet makanan
- ritel
- penyedia jasa
- operator transportasi bahan makanan
- pabrik perlengkapan
- pabrik biokimia
- pabrik kemasan

Di Indonesia, produsen yang terkait dengan food safety sangatlah banyak. Bagi produsen yang tujuannya ekspor, ISO 22000 semakin penting lagi. Penerapan ISO 22000 diharapkan dapat menjamin kualitas proses dan produk, sehingga nantinya meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia di mata dunia.
 
 
 
© PerizinanIndonesia.com Nov.2012